Tahap Pra-Instruksional dalam Proses Pembelajaran


Pada kesempatan kali ini, bersekolah.com akan memaparkan sebuah ulasan lengkap mengenai Tahap Pra-Instruksional dalam Proses Pembelajaran

Tahap Pra-Instruksional pada umumnya merupakan bagian dari proses pemberian pengalaman belajar pada siswa. Proses tersebut terdiri dari tiga tahapan, yakni tahap permulaan (pra-instruksional), tahap pengajaran (instruksional) dan tahap penilaian (tindak lanjut). Ketiga tahapan tersebut akan kami bahas secara berkala.

Pengertian Tahap Pra-Instruksional dalam Proses Pembelajaran

Secara umum, tahap pra-instruksional merupakan tahapan yang ditempuh oleh guru dalam memulai proses belajar dan mengajar.

Kegiatan Pra-Instruksional dalam Proses Pembelajaran

Terdapat setidaknya 5 (lima) kegiatan dalam tahap  pra-instruksional, berikut kegiatan yang dapat dilakukan oleh guru dan juga siswa pada tahap pra-instruksional :
  • Kegiatan pertama, 
Pada kegiatan ini guru dapat menanyakan kehadiran siswa dan mencatat siswa yang tidak hadir. Kehadiran siswa dalam pembelajaran tersebut dapat dijadikan tolok ukur kemampun guru dalam proses mengajar. Namun, kehadiran siswa tersebut tidak selalu dijadikan patokan, misalnya  ketidakhadiran siswa disebabkan oleh kondisi siswa yang bersangkutan seperti sakit, malas, bolos dan lain-lain), tetapi bisa juga disebabkan oleh proses pembelajaran yang dilakukan guru tidak menyenangkan, sikap guru tidak terlalu disukai oleh siswa, ataupun tindakan guru pada saat mengajar sebelumnya dianggap merugikan siswa.
  • Kegiatan kedua, 
Pada tahapan kedua ini guru dapat bertanya kepada siswa tentang materi yang terakhir kali dibahas atau sampai dimana pembahasan pelajaran sebelumnya, dengan demikian guru mengetahui ada atau tidaknya kebiasaan belajar siswa di rumah, setidaknya untuk mengetahui kesiapan siswa dalam proses pembelajaran yang akan dilakukan.
  • Kegiatan ketiga,
Pada tahap ketiga guru mengjukan pertanyaan kepada siswa di kelas,atau siswa tertentu tentang bahan pelaaran yang sudah diberikan sebelumnya. Hal ini dilakukan untuk menetahui sampai dimana pemahaman materi yang telah diberikan.
  • Kegiatan keempat,
Tahap keempat guru dapat memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya mengenai bahan pembelajaran yang belum dikuasai oleh siswa dari pembelajaran yang telah dilakukan sebelumnya.
  • Kegiatan terakhir,
Pada kegiatan terakhir, guru dapat mengulang kembali bahan pembelajaran yang lalu (bahan pembelajaran sebelumnya) secara singkat namun secara keseluruhan menyangkut bahan aspek yang telah dibahas sebelumnya. Hal ini dilakukan sebagai pijakan untuk memulai kembali pembelajaran yang akan dibahas pada pertemuan berikutnya, serta sebagai upaya dalam menciptakan kondisi belajar siswa yang terstruktur.
Secara umum tujuan tahapan ini, pada hakikatnya adalah untuk mengungkapkan kembali tanggapan siswa terhadap bahan yang telah diterimanya, dan menumbuhkan kondisi belajar dalam hubungannya dengan proses pembelajaran. Tahap Pra-Instruksional dalam hubungannya dengan mengajar pada dasarnya hampir sama dengan kegiatan pemanasan dalam olah raga (stretching), tentunya kegiatan ini akan mempengaruhi keberhasilan siswa.

Demikianlah ulasan singkat mengenai "Tahap Pra-Instruksional dalam Proses Pembelajaran"  semoga dapat bermanfaat bagi anda semua yang telah membaca artikel ini.

Salam Hangat,
Bersekolah.com
PORTAL INFORMASI PENDIDIKAN

SUBSCRIBE TO OUR NEWSLETTER

Portal Informasi Pendidikan

0 Response to "Tahap Pra-Instruksional dalam Proses Pembelajaran"

Posting Komentar